Susu - Karakteristik Bahan Pangan

SUSU

-          Sekresi dari kelenjar mamal
-          Pada kambing disintesa di alveoli

JENIS SUSU

-          Susu kaya mengandung protein dan lemak tinggi à susu anjing laut, kelinci, dan ikan paus
-          Susu miskin mengandung protein dan lemak yang lebih rendah à biasanya yang dikonsumsi oleh manusia (susu kuda, kambing, sapi, kerbau, manusia)

KOMPOSISI KIMIA DAN  SIFAT FISIK

-          Komposisi Kimia
o   Susu merupakan emulsi lemak dalam air
o   Lemak dan laktosanya yang paling  banyak
o   Air dalam susu berfungsi sebagai pelarut dan emulsi serta pembentuk suspensi koloidal
o   Lemak susu berbentuk globula sangat kecil berada dalam fase dispersi
o   Di luar globula itu terlapisi sedikit protein sehingga bisa emulsi dalam susu
o   Globulanya lebih besar itu mudah terjadi churning pada saat transportasi, jadi makanya harus penuh wadah susu nya agar meminimalisirkan guncangan dan tidak merusak cream
o   Ada kelompok lemak yang volatil yang memberikan aroma dan flavour pada cream dan mentega
o   Asam lemak yang non volatil menjaga keempukkan dan tekstur
o   Asam oleat titik leburnya terendah
o   Asam non volatil à oleat, palmitat, miristat, stearat
o   Lemak keras itu titik cairnya meningkat
o   Lemak susu memiliki sifat menyerap odor dengan cepat sehingga kalo ada susu jangan disimpan di tempat yang dekat dengan sesuatu yang berbau tajam nanti akibatnya akan menjadi hilang flavornya
o   Proteinnya terdiri dari laktaglobulin, kasein, laktalbumin
o   Kasein diendapkan dengan renin
o   Yang diendapkan dengan alkohol adalah ca caseinat
o   Yang diendapkan dengan renin adalah para caseinat
o   Lactoferin, Lactoperoksidasi, dan Lysozyme merupakan zat antimikrobia
o   Kasein dan alfa-lactabulmin berperan sebagai zat anti kanker
o   Laktosa adalah disakarida dan biasanya terdapat dalam whey
o   Semakin banyak laktosanya maka akan semakin kasar
o   Mineral yang terkandung dalam susu adalah potasium, kalsium, magnesium, fosfor, sulfur (dalam jumlah besar) sedangkan dalam jumlah kecilnya ada besi, seng, mangan, tembaga, iodium
o   Mengapa susu bau amis? Karena posfolipid susu mengandung lesitin yang terdiri dari N dan P yang apabila pecah akan berubah menjadi trimetil amin. Inilah yang menyebabkan bau amis pada susu
o   Pigmen yang larut lemak à karotenoid
o   Pigmen yang laut air à riboflavin yaitu biasanya ada di dalam whey
o   Enzim pada susu à galaktosa, lipase, katalase, peroksidase, fosfatase
o   Faktor – Faktor yang mempengaruhi komposisi susu :
Mengapa penting? Karena untuk membeli susu itu kan perlu komposisi yang biasanya sama dan ada standarisasi dan misalnya untuk membuat produk, harus kandungan susu yang sama agar menghasilkan produk yang sama juga
§  Faktor Keturunan
·         Sapi dengan kadar lemak yang tinggi biasanya kadar protein, karbohidrat, dll nya juga meningkat secara konstan
§  Faktor Makanan
·         Makannya banyak ya sapinya akan mengeluarkan susu yang banyak
·         Jika makanannya kurang lemak maka susunya akan rendah lemak juga
·         Tetapi kalo mineral tidak berlaku, ga akan berpengaruh dia makan apa juga.
·         Susu ga pengaruh ke nutrisinya sapi akan makan seberapa banyak tetapi pada jumlah susunya yang akan berpengaruh.
§  Pengaruh Iklim
·         Kalo musim dingin, lemak yang dihasilkan lebih banyak
§  Suhu
·         Pada suhu 30-70°F, komposisi suhu tidak akan berpengaruh terhadap tinggi rendahnya suhu
§  Waktu Laktasi
·         Laktasi itu seberapa lama dari dia lahir sampe menghasilkan susu
·         Kolostrum itu susu awalnya, pada 4-5 hari pertama
·         NaClnya itu tinggi
·         Setelah hari ke 5, kadar protein, lemak naik sedangkan kadar laktosa turun
-          Waktu dipanaskan akan membentuk lapisan film, ini adalah kasein, kalsium, dan lemak
-          Kasein lebih stabil dalam koagulasi daripada albumin
-          Apabila kasein ditambahkan dengan kalsium maka koagulasi akan terjadi semakin lama
-          Namun penambahan sitrat dan fosfat lebih stabil dalam terjadinya koagulasi

PERUBAHAN SETELAH PEMERAHAN

-          Perubahan Fisik
o   Susu yang baru diperah kan biasanya masih hangat suhunya
o   Ketika susu sudah dingin maka nantinya akan menyebabkan gas CO2 dan N2 menguap sehingga menambah berat jenis.
o   Lemak pada susu membentuk endapan tipis di bawah susu.
o   Konsistensi lemak susu juga menjadi lebih padat.
-          Perubahan Mikrobiologi
o   Susu harus segera ditangani dengan pendinginan atau dengan pemanasan setelah di perah
o   Kalau tidak, terdapat perubahan mikrobiologi yaitu terdapat penggumpalan oleh bakteri, berlendir karena getah dari bakteri, dan pengasaman dan penggumpalan karena adanya fermentasi laktosa
-          Perubahan Kimia
o   Terjadinya pengasaman
o   Perubahan komposisi kimia
o   Perubahan komponen volatil
-          Pada saat pasteurisasi menggunakan suhu yang agak tinggi sedikit yaitu lebih dari 66°C maka akan menyebabkan terbentuknya lapisan lemak dan akan menyebabkan sulitnya pembentukan krim.
-          Warna putih karena refleksi cahaya dari globula lemak
-          Warna oranye karena adanya karoten (tergantung dari apa yang sapi makan)
-          Kelengketan à karena kasein yang menempel

-          Aroma dan rasa semakin menurun karena volatil

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jaminan Mutu Pangan - Sejarah Mutu dan Perkembangan Sistem Mutu

Unggas - Karakteristik Bahan Pangan

Serealia dan Kacang - Kacangan - Karakteristik Bahan Pangan