Klappertaart-Makanan Penutup Perpaduan Budaya Indonesia-Belanda
"Klappertaart itu apa?"
Jujur itu yang pertama kali terlintas dipikiranku waktu denger nama makanan klappertaart.
Di mata kuliah Budaya Makanan ini, masing-masing kelompok diminta untuk mengetahui latar belakang sejarah dan budaya mengenai suatu makanan daerah dan kelompok kami mendapatkan makanan klappertaart sebagai topiknya.
Bersyukur banget kalau akhirnya tau mengenai dessert klappertaart karena mengikuti mata kuliah ini HEHE.
Tidak hanya sekedar tahu mengenai cara membuat klappertaart, tapi kami dituntut untuk mengetahui sejarah dan budaya klappertaart seperti bagaimana awal mula klappertaart ada di Indonesia, mengapa bisa sampai menjadi makanan khas Indonesia, mengapa hanya ada di Manado saja, kapan pertama kali ada klappertaart di Indonesia, dan tentunya menggabungkan ilmu teknologi pangan yang telah dimiliki dengan mencari tahu reaksi kimia apa yang terjadi di dalam pembuatan makanan klappertaart.
Sebelum membaca lebih lanjut, gambar di bawah ini adalah penampakan dari klappertaart untuk yang belum tahu hehehe.
Jujur itu yang pertama kali terlintas dipikiranku waktu denger nama makanan klappertaart.
Di mata kuliah Budaya Makanan ini, masing-masing kelompok diminta untuk mengetahui latar belakang sejarah dan budaya mengenai suatu makanan daerah dan kelompok kami mendapatkan makanan klappertaart sebagai topiknya.
Bersyukur banget kalau akhirnya tau mengenai dessert klappertaart karena mengikuti mata kuliah ini HEHE.
Tidak hanya sekedar tahu mengenai cara membuat klappertaart, tapi kami dituntut untuk mengetahui sejarah dan budaya klappertaart seperti bagaimana awal mula klappertaart ada di Indonesia, mengapa bisa sampai menjadi makanan khas Indonesia, mengapa hanya ada di Manado saja, kapan pertama kali ada klappertaart di Indonesia, dan tentunya menggabungkan ilmu teknologi pangan yang telah dimiliki dengan mencari tahu reaksi kimia apa yang terjadi di dalam pembuatan makanan klappertaart.
Sebelum membaca lebih lanjut, gambar di bawah ini adalah penampakan dari klappertaart untuk yang belum tahu hehehe.

Sumber : http://klappertaart.com/
Ternyata, setelah kami melakukan wawancara dengan beberapa ahli budaya makanan, klappertaart adalah makanan asli khas Indonesia, tidak dibawa dari Belanda, tetapi hanya terpengaruh dengan budaya Belanda saja, bahkan yang lebih mengejutkan lagi, ternyata tidak ada klappertaart di Belanda.
Jika dilihat dari susunan katanya, klappertaart berasal dari kata "klapper" dan "taart".
Klapper yaitu merupakan kelapa. Ini bukan bahasa Belanda, tetapi bahasa Indonesia loh. Namun, pada zaman kolonial/penjajahan, lidah orang Belanda tidak familiar dengan penyebutan kelapa, sehingga lidahnya menyebutkan "klapper". Sedangkan kata "taart memiliki arti kue.
Nah, sesuai dengan namanya, klappertaart memang merupakan kue kelapa. Bahan-bahan yang digunakan adalah kelapa muda, tepung terigu, gula, kismis, rum, kacang kenari, mentega, dan kayu manis. Cara memasaknya dapat dikukus atau dipanggang. Proses pengolahannya pun dapat dikatakan sederhana.
Bagaimana cara membuatnya? Akan saya post di postingan berikutnya yaaaaa! So, stay tune aja :D
Klappertaart pada awalnya datang ke Manado seiring dengan hadirnya penjajahan Belanda di Manado. VOC menggunakan Manado sebagai markas besar, sehingga banyak sekali orang Belanda ada di Manado. Hal tersebut menyebabkan banyaknya alkuturasi budaya yang terjadi di Manado. Seperti pendidikan, agama, dan bahkan makanan.
Gadis-gadis Belanda yang senang membuat kue banyak mengajari orang Indonesia yang pada zaman itu merupakan pekerja orang Belanda dan membuat buku resep. Disinilah perkembangan klappertaart terjadi. Penggunaan kelapa disebabkan karena Manado merupakan daerah yang banyak sekali menghasilkan kelapa pada zaman itu.
Penggunaan rhum juga dipengaruhi oleh budaya Belanda, karena kita tahu di Indonesia jarang sekali orang mengonsumsi rhum.
Seperti itulah sekilas tentang sejarah dan budaya mengenai klappertaart. Penjajahan yang pernah terjadi di Indonesia, jangan selalu dianggap menjadi sesuatu yang negatif, karena toh ternyata banyak juga budaya Indonesia dan makanan tradisional yang sangat beragam ini yang disebabkan oleh pengaruhnya penjajahan yang pernah ada di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar