Abu dan Mineral - Analisis Pangan
Analisis Abu
- Abu itu sisa pembakaran bahan pangan inorganik
- Ada dua tipe pengabuan yaitu :
a. Dry ashing, digunakan untuk informasi proksimat
b. Wet ashing, digunakan untuk persiapan analisis mineral
- Pada umumnya tidak ada langkah preparative untuk sampel kering di analisis abu
- Apabila sayur dan daging, biasanya air dan lemaknya dibuang terlebih dahulu. Kalo kadar air dan lemaknya tinggi.
Analisis abu itu penting karena :
1. Mewakilkan total kandungan mineral pada pangan
2. Bagian dari evaluasi nutrisi untuk proksimat
3. Makanan tinggi mineral atau tidak dapat dilihat dari ash content nya
Analisis Abu Kering - Metode
1. Pembakaran suhu tinggi 500 derajat celcius
2. Kontainer jangan ditutup supaya uapnya tidak mengumpul
3. Prinsip gravimetri
4. 18-22 jam sebesar 500 derajat celcius
Wet Ashing - Metode
1. Biasanya digunakan untuk preparasi spesifik mineral dan metallic poison
2. Keuntungan :
a. Mineral yang akan diukur akan tetap tinggal dalam larutan
b. Tidak ada volatilisasi
c. Waktu yang dibutuhkan pendek
3. Kerugian :
a. Reagent korosif
b. Asap asam khusus untuk asam perklorat
c. Dibutuhkan campuran asam
4. Dipanaskan pada suhu 200 derajat celcius, ada uap cokelat kekuningan sampai sampel gelap, uap warna putih
Analisis Mineral
- Elemen inorganik yang esensial untuk fungsi tubuh
- Dibutuhkan dalam jumlah yang kecil
- Analisisnya lanjutan dari wet ashing
Komentar
Posting Komentar